BIKA BATU BULEK
Khas batu bulek, lintau
Kecamatan Lintau Buo
Utara mempunyai banyak makanan khas daerah. Ada makanan yang sampai saat ini
proses pembuatannya masih memakai alat tradisional. Nama makanannya adalah
‘BIKA’. Karena asal nagarinya Batu Bulek, maka dinamakan Bika Batu Bulek. Bika
batu bulek atau apam lintau marupuan
sejenis kulek-kulek atau kue dari Lintau, Sumatra Barat. Bika batu bulek mampunyai
rasa manis dan warna merah muda. Salain itu ada pula nan berwarna coklat karena
menggunakan gula aren. Bika batu bulek dibuatdi buat dengan cara dikukus. Cara
membuatnya berbeda dengan cara membuat bika
dari Padang Panjang atau kue bika dari Padang Pariaman.
Bahan yang digunakan
Tepung Beras
Manfaat
tersebut antara lain mampu mencerahkan kulit wajah, menyembuhkan luka, bantu
menurunkan berat badan, menurunkan risiko penyakit jantung dan mencegah serta
merawat kulit berjerawat. Tepung beras juga bermanfaat untuk bahan dasar pembuatan
aneka makanan baik itu kue basah maupun kue kering. Dalam pembuatan bika
batu bulek teoung beras berperan penting dalam bahan adonannya di karenakan
bahan utaman bika batu bulek terdapat dalam tepung beras.
Gula Aren
Gula aren juga
mengandung serat makanan yang disebut inulin. Studi menunjukkan bahwa serat
nabati ini bisa membantu mengendalikan bakteri di usus, meningkatkan kesehatan
pencernaan, dan meningkatkan penyerapan mineral dalam tubuh. Gula aren berfungsi
sebagai pemanis dalam pembuatan bika batu buke dengan rasa yang khas dapat
memberikan sensasi manis dalam bika batu bulek.
Kunyit
Kunyit atau yang juga disebut kunir adalah salah satu tanaman rempah-rempah dan obat yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Selain itu, kunyit juga kerap digunakan sebagai bumbu masakan untuk memberi warna, menghilangkan bau amis, menjadi penyedap rasa yang khas, dan meningkatkan aroma.
Alamat Bika
Batu Bulek
Dari tahun 1990 an mata
pencarian batu bulek lintau bertambah dengan adanya pembuatan Bika ini sampai saat
sekarang Bika menjadi makanan khas batu bulek, namun pada saat sekarang ini sudah
minim sekali masyarakat yang membuat
Bika dikarenakan kurang di diminati oleh masyarakat setempat. Pada fenomena ini
saya menemukan di lapangan sudah sangat sedikit sekali masyarakat yang membuat
bika. Adapun masyarakat yang membuat bika itupun sudah lanjut usia.
Batu bulek merupakan salah satu nagari yang termasuk kecamatan lintau buo utara, kabupaten tanah datar, provinsi sumatera barat , indonesia.
Vidio perjalanan ketempat perjalanan menuju pembuatan Bika
Batu bulek kecamatan lintau buo utara kabupaten tanah datar provinsi sumatera barat. Merupakan salah satu daerah membuat bika. Masyarakatnya lebih dominan sebagai petani.
Logo Bika Batu Bulek
Logo ini saya buat sendiri di karenakan produk ini belum memiliki
logo, latar dari logo berwarna pink karena warna dari bika memiliki warna pink
lalu warna hijau saya ambil karena warna daun pisang sebagai pembungkus bika
tersebut. Dan warna coklat dari percampuran
gula aren dan kunyit yang digunakan, warna putih di karenakan dari warna
tempung beras.
Proses Pembuata Bika
Dalam proses pembuatan saya langsung kelapangan untuk menyaksikan secara langsung pembuatan dari bika batubulek ini. Sebelum menikmati enaknya bika ini, ada baiknya kita simak proses pembuatannya. Bahan bakunya adalah beras, ditumbuk dengan menggunakan tenaga kincir air. Kalian pasti tahu kincir air. Dengan tenaga air kincir diputar menekan alu menumbuk beras yang telah dimasukan kedalam lobang terbuat dari batu atau kayu. Setelah beras disaring menjadi tepung yang halus, maka beras harus didiamkan satu malam supaya mengembang. Bahan lainnya, gula pasir, garam dan sedikit ragi (ditambah adonan sisa kemaren ). Untuk pewarnanya alami dari gula aren, kunyit dan gula tebu.
Cara membuatnya: tepung beras (adonan yang telah didiamkan semalam) ditambah air secukupnya, ditambah adonan sisa dengan tujuan supaya mengembang sempurna. Bubuhkan garam dan gula pasir secukupnya. Tambah pewarna alami seperti kunyit atau gula aren sesuai selera. Kemudian adonan di masukan kedalam daun yang telah dibentuk.
Cara memasaknya, dengan
menggunakan kuali dari tanah liat, dikasih api dari bawah dan atas nya.
Sehingga masaknya sama dan kembang. Ada juga yang dikukus. Bika Batu Bulek bisa
di dapatkan di pasar-pasar Lintau pada hari Kamis, Jumat dan Minggu. Harganya
yang kecil 5 ribu rupiah dan besar 10 ribu rupiah. Silahkan dicoba.
Gambar di atas adalah hasil dari pembuatan yang saya ikuti pada saat pembuatan bika waktu itu. dan seperti ini lah hasil nya, pembuatannya tidak terlalu sulit namun saja masyarakat disini yang kurang menekuni car pembuatannya.
Harga Bika Batu
Bulek
Berbagai varians dari bika batu bulek ada ayang kecil dijual 4 buah Rp 10.000 varians menengah di jual 1 Rp 10.000 dan varians yang besar di jual per potong 10.0000. Dan bisa di temukan di pasar minggu di lintau buo. Dan juga pasar kamis balai tengah dan pada hari selasa di pasar kumanis.
Katalog Bika Batu Bulek
TERIMAKASIH
SEMOGA BERMANFAAT


.jpg)
.jpg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar